Riwayat

Simone Weil

"Kapan pun, dalam hidup, seseorang secara aktif terlibat dalam sesuatu, atau seseorang menderita dengan hebat, seseorang tidak bisa berpikir tentang dirinya sendiri." (Simone Weil)

Dorothy Sayers

"Seseorang tidak pernah benar-benar menjadi dirinya sendiri, kecuali ketika ia aktif menciptakan sesuatu." (Dorothy Sayers)

Gregory Agung

Gregory, sebelum menjadi Paus, secara kebetulan melihat beberapa budak Anglo-Saxon yang dijual di suatu pasar kota Roma. Dia bertanya tentang suku bangsa orang-orang berambut pirang yang menarik itu, dan diberi tahu bahwa mereka adalah "orang-orang Inggris". "Bukan orang Inggris, tetapi malaikat," ia mengatakannya sebagai jawaban.

Naomi

Kitab Rut adalah salah satu dari dua kitab dalam Alkitab Ibrani yang menyandang nama seorang perempuan (kitab lainnya adalah Ester).

Louis IX

"Dalam kemakmuran, bersyukurlah kepada Allah dengan kerendahan hati." (Louis IX)


Gambar: Louis IX
Raja Louis IX

William Wilberforce

"Tampak begitu hebat, begitu mengerikan, dan begitu tidak dapat diatasinya kejahatan perdagangan (budak) tersebut sehingga pikiran saya sendiri benar-benar bulat untuk mendukung penghapusan akan hal tersebut. Biarlah konsekuensinya seperti apa yang akan terjadi: Sejak saat ini saya bertekad bahwa saya tidak akan pernah beristirahat sampai saya berhasil mengadakan penghapusan atas perdagangan budak."(William Wilberforce)

Gambar: William Wilberforce
William Wilberforce

John Newton

"Amazing Grace how sweet the sound that saved a wretch like me. I once was lost, but now am found. Was blind but now I see." (John Newton)

John Newton lahir di London, pada tanggal 24 Juli 1725, sebagai putra dari seorang kapten kapal pengiriman barang yang berlayar ke Mediterania. Ibunya adalah orang yang mengajarkan Newton tentang Alkitab pada usia dini, tetapi kemudian meninggal karena TBC pada saat Newton baru berusia 7 tahun.

Aurelius Augustinus

Ia merupakan seorang bapa gereja yang pandangan-pandangan teologianya sangat berpengaruh dalam Gereja Barat. Dilahirkan di Tagaste, Afrika Utara, tidak jauh dari Hippo Regius pada 13 November 354. Ayahnya bernama Patricius, seorang kafir dan ibunya bernama Monica, seorang ibu yang saleh dan yang penuh kasih.

Elizabeth Fry

Elizabeth Fry mungkin adalah wanita Quaker (anggota dari gerakan agama kekristenan yang mengutamakan kesalehan hidup - Red.) paling terkenal karena usahanya untuk mereformasi sistem penjara Inggris selama awal abad kesembilan belas. Dengan contoh yang diberikannya, ia telah menginspirasi perempuan lain untuk memainkan peranan yang lebih penuh di dalam masyarakat.