Tahukah Anda

Puisi Berpengaruh T.S. Eliot

The Waste Land, puisi yang ditulis oleh Eliot sesudah pulih dari kelelahan mental itu merupakan salah satu puisi yang paling banyak dibicarakan dalam sejarah sastra. Puisi itu mengungkapkan kekecewaan dan kemuakan Eliot atas Perang Dunia I, yang menggambarkan dunia yang penuh ketakutan yang mengejar nafsu-nafsu yang kering, yang merindukan mati-matian akan tanda apa pun untuk penebusan. The Waste Land juga bergaung sebagai penggambaran reruntuhan peradaban Eropa pascaperang. Berhasil menciptakan sejenis pengultusan dari segala penjuru sastra, The Waste Land sering dianggap sebagai karya puitis yang paling berpengaruh pada abad ke-20. Puisinya yang lain, Ash Wednesday, yang diterjemahkan sebagai Rabu Abu, merupakan puisi panjang pertama yang ditulis oleh Eliot pada tahun 1927 setelah pertobatannya dalam kekristenan. Edwin Muir, seorang penyair dan novelis Skotlandia pernah menyatakan bahwa Ash Wednesday merupakan salah satu puisi paling hidup yang pernah ditulis oleh Eliot, dan mungkin yang paling sempurna.

Talenta dan Karya Dorothy Sayers

Dirangkum oleh: N. Risanti

Dorothy Sayers memiliki gairah yang cukup besar dalam dunia teater, dan merasa bahwa semangat komunitas kehidupan teater adalah hal yang seharusnya diberikan oleh gereja, tetapi sering gagal dilakukan. Pada awalnya, ia memang menulis drama untuk teater dan radio yang bersifat sekuler, tetapi kemudian karya-karyanya mulai bersifat religius, seperti The Zeal of Thy House, the Devil To Pay, He That Should Come, dan The Man Born to be King. Memiliki banyak talenta dan kemampuan, Sayers tidak hanya dapat menulis karya fiksi, puisi, dan naskah drama, tetapi juga menjadi guru di beberapa tempat, penerjemah, serta sukses dalam bidang periklanan sebagai seorang copywriter.

Referensi Alkitab dari Laura Ingalls

Referensi-referensi berikut ditulis oleh Laura Ingalls Wilder dalam Alkitabnya

Dalam menghadapi krisis; baca Mazmur 48

Warisan Kesalehan Hidup Louis IX

Ditulis oleh: N. Risanti


Gambar: Kebijaksanaan Louis IX
Kebijaksanaan Louis IX dalam memerintah

Louis membangun kesalehan dan kerendahan hati yang mendalam saat ia menjabat sebagai penguasa Perancis. Ia sering berpakaian sederhana, makan dengan sederhana, dan memberi makan banyak orang miskin. Tidak hanya bersikap murah hati kepada mereka yang miskin dan para janda veteran Perang Salib, Louis dan anak-anaknya bahkan juga membasuh kaki para pengemis dan melayani kebutuhan para penderita kusta. Istrinya yang sangat religius, Margaret, menjadi pasangan yang ideal bagi Louis dalam menjalani kehidupannya sehingga tidak mengherankan jika pernikahan mereka menjadi sangat harmonis dan penuh dengan kebahagiaan.

Kesaksian Iman dari Lagu "Amazing Grace"

Ditulis oleh: N. Risanti

Lagu "Amazing Grace" ditulis oleh Newton untuk menjadi ilustrasi khotbah tahun barunya pada tahun 1773. Telah direkam sebanyak ribuan kali selama dan sejak abad ke-20, membuat lagu yang menceritakan pengalaman pribadi Newton tersebut menjadi salah satu lagu yang paling banyak dinyanyikan pada masa kini.