Ilmuwan

Matthew Fontaine Maury

Ditulis oleh: Berlin B.

Tersesat sepertinya menjadi suatu pengalaman yang pernah dialami oleh hampir setiap orang. Mungkin pengalaman ini lebih sering dialami oleh mereka yang suka berpetualangan ke gunung dan hutan, ataupun menjelajah ke tempat-tempat baru. Kenyataannya, tersesat tidak hanya terjadi di tempat-tempat yang luas dan tanpa penunjuk jalan seperti di hutan atau di kota-kota baru yang dikunjungi. Di sebuah mal saja, kita bisa tersesat dan kesulitan mencari jalan keluar.

Carl Linneaus

Masa Muda

Carl Linnaeus lahir pada tanggal 23 Mei 1707 di kota Rashult, Swedia Selatan. Dia adalah anak sulung dari lima bersaudara. Ayahnya, Nils Linnaeus, adalah seorang pendeta gereja Lutheran di Rashult dan botanis amatir yang tekun. Tak lama sesudah kelahirannya, keluarga Carl pindah ke kota Stenbrohult karena Nils harus menggantikan ayah mertuanya sebagai pendeta. Carl dibesarkan dalam keluarga kristiani yang saleh dan mengharapkan agar kelak ia juga menjadi pendeta. Akan tetapi, Carl lebih berminat untuk mempelajari tanaman dan binatang. Kebun botaninya di Stenbrohult menjadi tempat "yang membakar jiwa dengan rasa cinta yang demikian mendalam kepada tanaman."[1] Tahun 1716, Carl bersekolah di Vaxjo. Di sana, dia mempelajari fisiologi dan botani. Pada waktu itulah, dia meneliti seksualitas tanaman -- temuan penting dalam botani yang belum banyak dikenal di Swedia pada waktu itu.

James Prescott Joule

Masa Muda

James Prescott Joule lahir di Salford, Manchester, Inggris, pada tanggal 24 Desember 1818. Dia anak kedua dari lima bersaudara. Ayahnya pemilik pabrik bir yang kaya. Ketika masih kanak-kanak, fisik James lemah, dan menderita penyakit tulang punggung. Karena cacat ini, dia menjadi pemalu dan lebih suka belajar daripada melakukan kegiatan fisik. Meskipun kemudian penyakit tulang punggungnya membaik, tapi penyakit tersebut memengaruhinya seumur hidup.

Matthew Maury

Masa Muda

Matthew Fontaine Maury lahir pada tanggal 14 Januari 1806 di Fredericksburg, Virginia, Amerika Serikat (AS). Maury adalah keturunan Huguenot, orang Perancis yang beragama Protestan yang melarikan diri ke Amerika Serikat untuk menghindari penganiayaan keagamaan di negerinya. Orang tua Maury mengajar anaknya untuk memercayai Alkitab sebagai firman Tuhan dan hidup sesuai dengan ajarannya.

Arthur Korn

Arthur Korn atau biasa dikenal dengan nama Korn merupakan seorang ilmuwan yang berasal dari Jerman. Dia telah berhasil menemukan telefotografi, yaitu sebuah mesin yang berguna untuk memecah dan mengirimkan potongan-potongan gambar tak bergerak secara manual melalui kabel listrik. Menurut sejarah, dia dilahirkan pada tahun 1870 di Jerman dan meninggal dunia pada usia 75 tahun, pada tahun 1945.

William Thomson (Lord Kelvin)

William Thomson lahir di Belfast, Irlandia, pada tanggal 26 Juni 1824. Dia adalah anak ke-4 dari tujuh bersaudara, anak James Thomson, guru dan penulis buku pelajaran matematika. Ketika William berusia 6 tahun, ibunya meninggal. Tidak lama kemudian, ayahnya menjadi Profesor Matematika di Universitas Glasgow. James Thomson membiayai sendiri pendidikan anak-anaknya dan mengajarkan temuan-temuan terbaru dalam matematika yang belum masuk dalam kurikulum kepada mereka. William dan saudaranya yang lebih tua, James, sangat berbakat. Keduanya masuk Universitas Glasgow pada usia 10 dan 11 tahun. (Seperti William, James kelak menjadi ahli fisika dan insinyur terkemuka, meskipun tidak sehebat adiknya.)

Ilmuwan yang Dipakai Tuhan

Apa pendapat Sahabat Bio-Kristi tentang ilmuwan yang memercayai Tuhan? Simak penuturan mereka berikut ini.

Bio-Kristi: "Ada juga seorang astrofisikawan NASA yang Tuhan pakai untuk kemuliaan-Nya. Siapakah tokoh yang dimaksud?"

Komentar:

Tatik Wahyuningsih: Dr. Jonathan Campbell.

Charles Wesley

Charles Wesley lahir dari pasangan Samuel dan Susanna Wesley pada tahun 1707. Saat masih kanak-kanak, dia dididik di rumah. Setelah besar, dia bersekolah di Westminster School, lalu melanjutkan pendidikan ke Christ College di Oxford. Di sana, dia meraih gelar sarjana pada tahun 1730 dan gelar master pada tahun 1732.

Henry M. Morris -- Ilmuwan

Jika pengetahuan dan Alkitab berbeda, pengetahuan itulah yang jelas-jelas salah menafsirkan data.

Henry M. Morris

Henry M. Morris dikenal luas sebagai pendiri gerakan ilmu penciptaan modern. Dia mengajar dan menulis pembelaan interpretasi harfiah kitab pertama Alkitab -- khususnya sebelas pasal pertama Kejadian yang menceritakan tentang penciptaan dunia dan segala yang hidup, air bah pada masa Nuh, dan terseraknya umat manusia di Babel -- dengan mati-matian.